Sabtu, 13 Oktober 2012

Chapter 2, Cerita singkat pada umur 1-5 tahun

Nah sekarang kita lanjutin apa yang sudah saya post di chapter 1. Di usia 1-5 tahun adalah usia dimana kita mulai belajar banyak hal-hal yang dasar seperti berbicara, makan, minum dan lain-lain yang bersifat universal.
Masa kecil saya tidak banyak dihabiskan di rumah saya sendiri melainkan di rumah sebelah :D. Hehehe tapi bukan sembarang tetangga karena rumah opa berada di samping rumah sehingga hampir setiap hari saya menghabiskan waktu bermain di rumah opa.

Kebetulan karena saya adalah cucu laki-laki pertama dalam keluarga besar Ani-Mokodongan maka saya mendapat perhatian yang lebih dari opa. apapun kemauan yang dimana orang tua saya tidak menyetujuinya maka opa pasti akan membela saya.

Untuk masalah pertemanan, pada waktu kecil saya punya 2 teman yang setiap hari selalu bermain dengan saya yaitu fadel dan icha. Keduanya hampir setiap hari mengunjungi rumah saya untuk bermain bersama. Main mobil-mobilan, perang-perangan dan lain-lain adalah permainan rutin yang hampir setiap hari saya mainkan bersama mereka.

Masa kanak-kanak merupakan masa-masa yang tak akan pernah saya lupakan. Setiap hari orang tua, opa, oma, tante dan masih banyak lagi selalu mengisi hari-hari saya dan semuanya terasa begitu indah hingga saya ingin meneteskan air mata ketika mengingat masa-masa tersebut :'( :'(.

Di masa ini saya masih dapat merasakan betapa susahnya ayah dan ibu mencari nafkah hanya untuk membeli susu dan kebutuhan lain yang saya perlukan. Tiap hari mama bekerja sebagai karyawan di Abdi Supermarket dan ayah menjaga saya di rumah. Ketika mama berhenti kerja, ayah saya pernah menjadi pengemudi bentor agar mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari. Satu hal yang mungkin adik-adik saya tidak sempat merasakannya adalah bagaimana perjuangan mama dan papa ketika masih belum seperti sekarang ini sehingga mereka seenaknya saja meminta sesuatu pada mama dan papa padahal mereka tidak tau butuh perjuangan yang keras untuk bisa mendapatkan uang demi menghidupi keluarga kecil mereka. Untungnya ada opa yang selalu menghibur saya setiap hari agar tidak merengek saat mama sementara pergi bekerja.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar